5 Komponen Mobil yang Harus Diganti dalam Hitungan Kilometer

Merawat mobil bukan cuma menjaganya tetap bersih, tapi juga membuat komponen di dalamnya tetap prima saat dikendarai. Karena itu, ada komponen mobil yang harus diganti dilihat dari hitungan kilometer loh, cek yuk..

Ada ribuan komponen yang disusun di dalam mobil dan memiliki fungsi yang berbeda antara satu dengan lainnya. Diantara banyaknya komponen tersebut, ada yang harus diganti secara periodik sesuai dengan ketahanan dan batas pemakaiannya.

Komponen atau suku cadang yang harus diganti secara periodik itu memiliki siklus tertentu yang diukur berdasarkan jarak dan waktu. Komponen itulah yang sering disebut dengan komponen fast moving karena memiliki ritme penggantian yang cepat.

Jenis komponen fast moving cukup beragam dengan jarak penggantian yang berbeda-beda. Untuk mengetahuinya, simak penjelasannya di bawah ini yang mungkin dapat membantu Anda ketika ingin mengganti komponen fast moving.

Bagi Anda yang membeli mobil bekas, komponen tersebut biasanya tidak diketahui pemakaiannya. Untuk itu, perlu Anda cek sebelum dan perawatannya setelah membeli mobil bekas.

Baca Juga : Perlukah alat pemadam api di dalam mobil ?

Kampas rem

Kampas rem yang sudah tipis atau habis dapat terdeteksi ketika Anda menginjak pedal rem. Saat melakukan pengereman, pijakan pedal rem akan terasa lebih dalam dari biasanya jika kampas rem sudah mulai termakan.

Atau dengan melihat ketinggian minyak rem pada reservoir. Apabila volume minyak rem di bawah garis normal, ada baiknya Anda mengecek kondisi kampas rem Anda, karena kampas rem yang tipis dapat menyebabkan kurangnya minyak rem yang berada di reservoir.

Untuk itu, rata-rata kampas rem mobil harus diganti jika ketebalannya sudah mencapai 2 milimeter. Namun, untuk menjaga keamanan berkendara, ada baiknya ganti kampas rem mobil setiap 10 ribu kilometer, atau saat melakukan servis berkala.

Kampas kopling

Komponen fast moving selain kampas rem adalah kampas kopling. Kopling yang sudah berat akan mengganggu performa dan akselerasi mobil Anda. Sebaiknya, cek kondisi pelat kopling sebelum beraktivitas.

Tanda-tanda lainnya dari pelat kopling yang sudah harus diganti antara lain pedal kopling lebih tinggi, susah memindahkan gigi, kopling selip, dan akan tercium bau karet terbakar.

Pada kondisi dan pemakaian normal, kampas kopling bisa habis pada kisaran jarak tempuh 20 ribu kilometer. Biasanya, saat mobil sudah melewati angka tersebut, tanda-tanda kopling habis sudah mulai terasa.

Busi

Busi yang soak dapat membuat mobil Anda sulit untuk di-starter. Jadi, lakukan pengecekan busi secara rutin untuk memastikan bahwa busi mobil Anda dalam keadaan baik. Jika pengapian pada busi sudah mengecil, segera ganti busi mobil Anda menggunakan kunci busi.

Umumnya, penggantian busi disarankan setiap 20 ribu kilometer, karena pada interval pemakaian sampai dengan jarak itu akan ada kerak karbon yang menempel pada celah busi. Apabila sudah berkerak, jangan memaksa untuk membersihkan busi dengan sikat kawat karena dapat membuat busi tidak bekerja secara maksimal seperti sebelumnya.

Mengganti busi mobil juga harus sesuai dengan spesifikasi yang diberikan oleh pabrikan. Jika tidak, resikonya adalah akan terjadi kerusakan pada ECU karena resistensi busi yang tidak cocok.

Filter udara

Lalu, filter udara juga perlu diganti secara berkala. Filter udara berguna untuk menyaring udara kotor agar tidak masuk ke dalam sistem injeksi. Apabila filter udara kotor, bisa berpengaruh terhadap performa mesin dan konsumsi bahan bakar.

Untuk itu, perlu adanya penggantian filter udara setiap 40 ribu kilometer. Namun, ada juga beberapa mobil yang membutuhkan penggantian filter udara lebih cepat dari jarak tersebut karena faktor eksternal atau lingkungan.

Filter oli

Komponen fast moving terakhir adalah filter oli, yang harus diganti secara berkala. Tetapi, ada kabar yang menyebutkan bahwa waktu ideal mengganti filter oli yaitu bersamaan dengan mengganti oli. Apakah hal ini baik untuk dilakukan?

Jika dilihat dari kebutuhan, mengganti filter oli setiap mengganti oli tidak ada salahnya, walaupun jarak penggantian yang disarankan adalah setiap 10 ribu kilometer. Mengganti filter bersamaan dengan penggantian oli membuat penyaringan lebih bersih dan oli yang dikonsumsi mesin juga lebih berkualitas.

Jarak penggantian komponen-komponen fast moving di atas bukanlah patokan yang baku. Bisa saja mobil Anda membutuhkan penggantian komponen fast moving yang lebih cepat karena faktor eksternal, seperti pemakaian yang tidak biasanya, kerusakan karena kecelakaan, terkena benda keras, dan lain-lain.

Untuk memastikan komponen mobil Anda tetap dapat bekerja dengan prima, ada baiknya untuk selalu melakukan servis berkala di bengkel resmi tepat waktu.

No Comments Yet.

Leave a comment

You must be Logged in to post a comment.